Pandeglang – Satuan Samapta Polres Pandeglang kembali menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan memberikan pengamanan yang humanis kepada para pengunjuk rasa yang sedang melaksanakan aksinya di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang pada hari Rabu, 5 Juni 2024.

Aksi unjuk rasa yang diadakan oleh sejumlah kelompok masyarakat ini berjalan dengan tertib dan damai, berkat pendekatan humanis yang diterapkan oleh anggota Sat Samapta. Mereka tidak hanya memastikan situasi tetap kondusif, tetapi juga memberikan pelayanan yang baik kepada para demonstran.

Kasat Samapta Polres Pandeglang, AKP Lutfi Tamimi Napitupulu, menyatakan bahwa pihaknya selalu berupaya untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip humanisme dalam setiap kegiatan pengamanan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menyuarakan pendapatnya dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, pengamanan dilakukan dengan cara-cara yang tidak provokatif dan mendukung terciptanya suasana yang damai,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, Sat Samapta Polres Pandeglang tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan logistik seperti air minum kepada para pengunjuk rasa yang kelelahan. Beberapa anggota Sat Samapta juga tampak berinteraksi dengan para demonstran untuk mendengarkan aspirasi mereka secara langsung.

Pengunjuk rasa, yang sebagian besar terdiri dari pelajar dan orang tua murid, menyampaikan aspirasi terkait peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Pandeglang. Mereka berharap agar pemerintah daerah lebih memperhatikan kualitas pendidikan serta kesejahteraan para tenaga pendidik.

Aksi yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam tersebut berakhir dengan damai tanpa ada insiden yang mengganggu ketertiban umum. Para demonstran membubarkan diri secara tertib setelah perwakilan mereka diterima oleh pihak Dinas Pendidikan untuk berdialog dan menyampaikan tuntutan mereka.

Dengan adanya pengamanan yang humanis dari Sat Samapta Polres Pandeglang, diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menangani aksi-aksi serupa. Pendekatan yang mengutamakan dialog dan pelayanan ini diharapkan mampu membangun kepercayaan antara masyarakat dan aparat kepolisian, serta menciptakan iklim yang kondusif untuk menyampaikan aspirasi secara demokratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *